Minggu, 31 Juli 2011

ganbatte ! アンディ アデ アムリニ

yey..semangat..semangat harus bisa, itu adalah kata yang sering terucap dalam hati menyamangati diri sendiri,berharap bisa menginjak bumi sakura,meraskan semerbak harum bunga sakura sambil membanca Manga (漫画)!

ya JEPANG adalah negara impianku,tempat terindah itulah jepang, memikirkannya saja sudah membuatku senyam senyum sendiri hahahaha...! 
masuk SMA yang menjanjikan muridnya ke Jepang jika lulus seleksi, membuatku masuk SMICHI.. bahagia rasanya mendengar kepala sekolah adalah alumni dari salah satu universitas di Jepang, setiap memikarkan itu rasa semangat untuk belajar bahasa jepang makin memuncak, menghafal katakana dan hiragana ! sampai akhirnya tes ke jepang pun diadakan...berdoa agar lulus seleksi, tidak bisa tidur memikirkan akankah saya lulus ke jepang? masuk urutan lulus seleksi seperti dunia berhenti sejenak sembari membriku selamat..mumbuat berbagai macam konsep, kata apa yang akan pertama muncul ketika menginjkan kaki di negeri sakura nanti..

yah rencana tinggal rencana..yang mengatur sang Khalik yang empu-NYA alam semesta..kita tidak jadi berangkat dengan alasan yang tidak masuk akal, katanya orang jepang yang menjadi ketua pemberangkatan atau apalah itu sebutannya dipanggil duluan sang Khalik, tapi masa iyya yang ngurus pembberangkatan kita cuman dia? kembali dunia terasa berhanti ,tapi ini beda dunia ,seperti menertawaknku karena terlalu banyak berharap,... *sigh

*plak plak woi diriku masa iyya cuman itu kesempatanmu pergi ke jepang....Tidakkkk! ini belum berakhir, ini cuman salah satu dari beberapa batu kerikil yg ada dalam kehidupanmu..


がんばっていきまっしょい  
ディ  アデ  アムリニ

Selasa, 19 Juli 2011

dosa yang mengantarkan ke Syurga

     Hm,,,yakin deh pasti teman-teman udah pad garuk kepala (bukan karna bnyak kutunya kn,,,heeheheeh ada juga yng dahinya udah berkerut tuyh,,,hayo udah tua y.. Af1 just jeruk) yang benar rada bingung emang ada dosa yang bisa menyelamatkan kita?setau kita slama ini seh dimana-mana dosa tuh nganterin kita k NERAKA lahh ini…? Eits,,,udah serius neh,, dari pada bingung mending baca dulu deh,bagaiman kronologis kejadiannya,,
   Saudaraku, Ada alasan lain kenapa kita dianjurkan untuk tidak menghitung-hitung ketaatan dan kebaikan yang telah dilakukan. Seorang salafushalih pernah mengatakan, "Adakalanya seorang melakukan kesalahan kemudian lalu masuk surga dan adakalanya seorang hamba melakukan ketaatan lalu ia masuk neraka." Orang-orang yang mendengarkannya bertanya, "Bagaimana itu bisa terjadi (seperti teman-teman skrang)?" Ia menjawab, "Dia berbuat dosa dan dosa itu selalu tampak di matanya. Jika berdiri, duduk dan berjalan ia selalu teringat dengan dosanya itu lalu membuat hatinya hancur, bertaubat, menyesal dan memohon ampunan kepada Allah, sehingga keadaan itu menjadikannya selamat. Sementara orang yang melakukan kebaikan, selalu melihat kebaikan itu di depan matanya. Jika ia berdiri, duduk dan berjalan ia selalu ingat dengan kebaikan yag ia lakukan, sehingga ia menjadi takabbur ujub dan merasa telah mendapatkan karunia Allah SWT. Padahal kondisi itu menjadi sebab kebinasaannya.
    Nah gUys ,,Jangan pernah puas beramal. Jangan pernah berhenti beramal karena menengok dan menghitung amal dan ketaatan yang telah kita lakukan,Karena memperhatikan amal-amal kebaikan bisa menumbuhkan perasaan cukup dan kemudian menjadikan kita merasa puas. Padahal rasa puas itulah yang akan melemahkan semangat dan menghancurkan nilai-nilai amal itu sendiri. Ingatlah, kita tidak pernah tahu nilai dan kualitas amal itu di hadapan Allah SWT. 

smoga sharingnya bermanfaat :)